">
"Dan orang-orang
yang apabila telah melakukan perbuatan keji
atau menganiayai diri mereka sendiri,
mereka ingat kepada Allah,
lalu memohon ampun atas dosa-dosanya.

Dan siapakah lagi
yang akan mengampuni dosa
selain daripada Allah?

Dan mereka tidak meneruskan
perbuatan yang buruk itu,
sedang mereka mengetahui."

(Surah Ali Imran:135)


[ *a*R*a*H*T*u*j*U*y*A*N*g*s*A*T*u *]

Neko




".......Andainya keyakinan itu telah mengisi hatimu maka engkau akan merasakan Akhirat itu lebih hampir padamu sebelum engkau melangkah kepadanya...dan keindahan dunia itu diselimuti oleh kesuraman sehinggakan tidak kelihatan lagi....Andai mana hatimu diisi keyakinan...." "





Image hosted by Photobucket.com
Friday, March 02, 2007

WAJAHNYA KETIKA TIDUR.......


Pernahkah anda menatap wajah orang-orang
terdekat dengan anda ketika ia sedang tidur?
Kalau belum, cubalah sekali sahaja menatap
wajah-wajah ketenangan mereka ketika sedang
tidur.

Ketika itu yang kelihatan adalah
ekspresi paling
wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung,
di layar
perak, di kaca tv begitu cantik dan
gemerlapan pun
boleh jadi akan kelihatan sederhana dan jauh
berbeza jika ia sedang tidur. Orang
paling kejam di
dunia pun jika ia sudah tidur, tidak
akan kelihatan
wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda ketika beliau sedang
tidur. Sedarilah, betapa badan yang dulu
sasa dan
gagah itu kini semakin tua dan lemah, betapa
rambut-rambut putih mulai menghiasi
kepalanya,
betapa kerut merut mulai terpahat
diwajahnya.
Orang inilah yang setiap hari bekerja
keras untuk
kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang
inilah
rela melakukan apa sahaja asal perut
kita kenyang
dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda.
Hmm...
kulitnya mulai keriput dan tangan yang
dulu halus
membelai-belai tubuh bayi kita itu kini
kasar
kerana tempaan hidup yang keras. Orang
inilah
yang tiap hari mengurus keperluan kita.
Orang
inilah yang paling rajin mengingatkan dan
mengomeli kita semata-mata kerana rasa kasih
dan sayang, dan sayangnya, itu sering
kita salah
ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang
tercinta itu :
Ayah, Ibu, Suami, Isteri, Kakak, Abang,
Adik,
Anak, Sahabat, Semuanya. Rasakanlah sensasi
yang timbul sesudahnya. Rasakanlah
energi cinta
yang mengalir perlahan-lahan ketika menatap
wajah yang terlelap itu. Rasakanlah
getaran cinta
yang mengalir deras ketika mengingat betapa
banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan
orang-orang itu untuk kebahagiaan anda.

Pengorbanan yang kadang2 tertutup oleh
kesalah-
fahaman kecil yang entah kenapa selalu
sahaja
nampak besar. Secara ajaib Tuhan
mengatur agar
pengorbanan itu dapat kelihatan lagi
melalui wajah-
wajah jujur mereka ketika sedang tidur.

Pengorbanan yang kadang2 melelahkan namun
enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah
ketika tidur pun mengungkap segalanya. Tanpa
kata, tanpa suara dia berkata : "betapa
lelahnya
aku hari ini". Dan penyebab lelah itu?
Untuk siapa
dia berlelah-lelah? Tidak lain adalah
kita. Suami
yang bekerja keras mencari nafkah,
isteri yang
bekerja keras mengurus dan mendidik
anak, juga
rumah. Kakak, abang, adik, anak, dan sahabat
yang telah melalui hari-hari suka dan duka
bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit
yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah
mereka.

Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan
seketika terganggu jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika
keesokan
hari mereka; orang-orang yang dikasihi
itu tidak
lagi membuka matanya, selama-lamanya... ..

If you can touch it and you can see it,
it's REAL...

If you can touch it but you can't see
it, it's
TRANSPARENT...

If you can't touch it but you can see
it, it's
VIRTUAL...

If you can't touch it and you can't see
it, it's
GONE...

Posted at 3/2/2007 12:42:40 am by dR RaJaMaR

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry



Image hosted by Photobucket.com


BisMiLLAh. DengaN NamA ALLAh.
In ThE NaMe oF ALLah.
AhLaN Wa SaHLaN!
WeLCoMe!
SeLamAT daTaNg!




-----------------------------


------------------------------


   



.:@:.Click to reach the previous entries..... .:@:.

<< March 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Free Web Counter
Free Hit Counter


.:@:.NasyeeD.:@:.



Image hosted by Photobucket.com

.:@:. BLoggeRs .:@:.



.:@:.MyReSepI.:@:.





.:@:.peNggERaK maHasIsWa.:@:.



.:@:.jEmAaH.:@:.



  • [Sokai: Kenapa Saya Memilih PAS 1-7]
  • [Sokai: Kenapa Saya Memilih PAS 8-12]
  • [Sokai: Kenapa Saya Memilih PAS 13 hingga akhir]




    .:@:.iSLamiC iNPuT.:@:.



    Image hosted by Photobucket.com



    .:@:.NeWs.:@:.



    .:@:.vALuAbLe LiNk.:@:.



    .:@:.FRee aCCesS.:@:.




    .:@:.waKtu solaT.:@:.





    .:@:.KalenDar IsLaM.:@:.







    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com



    Don't count the days
    by the leaves that fall
    by the rain that drops
    by the thunders that strikes


    Lets count life
    by the rainbow
    by the blooming flowers
    by the singing birds


    'cause life is precious
    and meaningful
    a gift from Allah
    The Almighty


    O Allah!
    We comes to you
    Calm these hearts
    Straighten our faith
    Guide our way



    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com



    Apa yang ada
    Jarang di syukuri
    Apa yang tiada
    sering dirisaukan
    Nikmat yang di kecap
    barukan terasa
    Bila hilang

    Apa yang diburu
    Timbul rasa jemu
    bila sudah
    di dalam genggaman

    Dunia ibarat air laut
    Diminum hanya
    menambah haus
    Nafsu bagaikan
    fatamorgana
    Di padang pasir
    Panas yang membahang
    disangka air

    Dunia dan nafsu
    bagai bayang-bayang
    Dilihat ada
    ditangkap hilang

    TUHAN..
    leraikanlah dunia
    yang mendiam
    di dalam hatiku
    kerana di situ
    tidak kumampu
    mengumpul dua cinta




    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com


  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed